[IMO]Original & KW (Kualitas WAspal)
Selasa, 29 September 2009 - - 0 Comments
Halooooo...akhirnya gue bisa ada waktu luang lagi.
Setelah di post-post sebelumnya gue memakai tutur bahasa yang cukup sopan, untuk kesempatan kali ini gue akan mencoba untuk mencampurkan dengan bahasa yang lebih gaul. :)
Sebenernya tema yang gue bawain kali ini, konsepnya udah dari dulu gue buat, tapi baru sekarang aja gue posting. Gue dapet tema ini kira-kira ketika waktu itu jaman2nya Friendster masih BOOM!!Facebook belom terkenal sama sekali.
Waktu itu kebiasaan gue kalo maen frienster adalah melihat satu persatu testimonial milik temen2 gue, tapi ketika gue membaca satu2 tiba2 ada satu komentar yang bikin gue kaget dari Dona(bukan nama sebenarnya), gue terperanjat, bingung, bertanya-tanya, semua rasa menjadi bercampur aduk. Gue bersikap seperti itu karena menurut gue komentarnya sangat kontroversial.
Dia berkomentar memakai bahasa inggris,, tetapi jika di terjemahkan ke dalam bahasa indonesia begini keomentarnya,
"Orang yang membeli barang branded (ex tas gucci) tetapi tidak original hanyalah sekumpulan orang payah, bodoh dan menyedihkan"
Sebelum Gue mengomentari hal tersebut di bagian akhir dari blog ini, tanamkan dalam pikiran loe pada terlebih dahulu bahwa si Dona adalah orang yang membeli barang branded original dan haram apabila membeli barang kualitas non original dan tentunya dona memiliki ekonomi mengengah ke atas.
Main :
kita tahu di indonesia khususnya di Jakarta banyak sekali dibangun mall-mall yang super modern, dan di dalam mall tersebut banyak outlet yang menjual barang-barang seperti tas, sepatu, baju, dompet dll dari merk tidak terkenal sampai yang terkenal like gucci, channel, zara etc.
Benda-benda tersebut sangat membantu meningkatkan value, gengsi & kualitas fashion dari seseorang yang selalu ingin terlihat trendy, highclass dan modis (biasanya para wanita nih), tetapi untuk mendapatkan semua itu tentu tidak dapat di tebus dengan harga yang murah. Tetapi itu bukanlah menjadi masalah yang besar apabila seseorang tersebut kaya raya atau orang tuanya yang kaya raya, yang menjadi masalah besar adalah orang tidak termasuk kategori kaya raya tapi tentu juga tidak miskin yang ingin menjadi modis semaksimal mungkin.
Tetapi orang indonesia dan tentunya di luar negeri (khususnya negeri tirai bambu) tidak pernah kehilangan akal untuk memecahkan masalah itu. Cukup satu kata jawaban untuk masalah yang rumit tersebut, yaitu "Replica"
Yap mereka membuat barang-barang branded tersebut semirip mungkin dengan originalnya, yang berbeda hanya bahannya dan tempat yang menjual barang replica tersebut.
Tetapi meskipun barang tersebut replica, ternyata barang-barang tersebut mempunyai kelas-kelas tersendiri. Kelas-kelasnya diantaranya sebagai berikut :
- KW Super Grade AAA : replica yang benar2 99% di bikin mirip dengan originalnya. berbeda bahannya dengan original tapi tetap mempertahankan kualitas. Biasanya buatan interlokal.
- KW Super Grade B : Dengan sedikit bahan yang berbeda dengan GRade AAA
- KW Satu : 80 % bahannya kualitas dibawah KW super
- KW Dua : saya tidak ingin menjelaskan lebih jauh lagi, karena anda semua sudah tahu.ITU TERLALU SADIS.
Barang-barang tersebut banyak beredar di jakarta dan anda dengan mudah mendapatkannya di mangga dua, kecuali KW super agak sulit.
Tetapi meskipun barang replica, anda jangan mengira orang2 tidak tahu anda sedang memakai barang replika, mungkin bagi orang awam menganggap barang anda Original, tetapi bagi orang shopholic barang branded mereka mengetahui bahwa barang anda replika hanya dari melihat sekilas saja, kecuali untuk barang KW super Grade AA.. rasanya teknik itu tidak berlaku jika hanya melihat sekilas saja.
So balik lagi, atas komentar si dona tadi.
Menurut gue ne,Oh guys sangat tidak pantas dia berkomentar seperti itu di internet yang bisa di lihat banyak orang, Dia seakan2 merendahkan orang yang bernasib di bawah dia, yang berkapasitas di bawah dia, yang sudah beli barang replika, mengina persatuan emak2 mangga dua. Dia harus sadar bahwa tidak semua orang seberuntung dia. Kalau orang-orang bernasib seperti dia tentu lah pasti lebih baik membeli barangnya yang original secara punya duid. Tapi karena kondisi tidak mendukung itu lah makanya dengan "terpaksa" membeli barang KW.
Tetapi ingatlah membeli suatu produk bajakan, tentu itu merupakan tindak kriminal.
So anda ingin membeli barang branded Original atau KW?
Menurut anda gambar di atas Tas Original atau KW?
NB : Gue di sini bukan BSH gara2 komentar dona, tapi rasanya kurang bijak aja. seandainya kalo prinsip dia begitu, cukup dalam hati aja. Ya kan..hahaha..
This entry was posted on Selasa, September 29, 2009
You can follow any responses to this entry through
the RSS 2.0 feed.
You can leave a response,
or trackback from your own site.

0 komentar:
Poskan Komentar