Ingin Kubunuh Rasa Ini.

Selasa, 23 Februari 2010 - -

Sebelum gue meneruskan untuk menulis di blog ini, gue berjanji dan berkomitmen untuk terakhir kali menulis tentang perasaan gue d blog ini. Karena akan terkesan mellow dan jujur itu sungguh menyiksa gue, seperti sekarang ini. Gue pengen ini menjadi mellow terakhir gue di 2010, dan tidak terhanyut2 di dalam lagu cengeng. I want to stop fucking shit semua yang berbau perasaan mellow. satu lagi saya menulis ini dalam keadaan pusing karena banyak hal, Badan pegal-pegal karena jarang olahraga, kekenyangan gara-gara banyak makan, sedang sakit yang mengakibatkan badan kekurusan sehingga cacing di dalam perut saya berterak minta di keluarkan bersamaan dengan feses, jadi kalao tulisan saya ini benar2 ga nyambung dari 1 kalimat ke kalimat yang lain mohon di maklumin.

Sudah lebih dari sekali gue menulis kata-kata "Ingin Kubunuh Rasa Ini" di status FB gue. Ini merupakan suatu kejadian yang sunggu langka terjadi di kehidupan gue untuk 2 tahun terakhir ini. Perasaan gue akhir-akhir ini begitu mellow, kaya lagu cengeng. Perasaan mellow yang tidak pernah gue rasakan, Sejak masa sekolah dahulu.

Rasa Ini, yaitu Rasa suka gue kepada sang pujaan yang begitu menggetarkan hati. Rasa yang sangat lama tidak gue rasakan. Jadi begini sobat, dalam 2 tahun terakhir ini tidak ada makhluk yang lembut yang dapat menggetarkan jiwa dan raga gue. Tetapi bukan berarti dalam 2 tahun terkahir itu gue tidak sama sekali berhubungan dengan para wanita, justru gue semakin memperbanyak quantity dan intense dalam mendekati wanita namun perasaan gue begitu hambar yang berujung dengan rasa tidak nyaman. Meski Gue dan wanita begitu intim dan seakan2 layaknya seperti seorang kekasih tetapi hati gue tidak tulus, lebih tepatnya seperti di paksakan tetapi tetap ada pengecualian2 bagi beberapa wanita tertentu yang memang gue suka namun tidak sampai menggetarkan diri gue.

Bulan ini gue bertemu dengan seorang wanita, yang tiba-tiba cukup menggetarkan diri gue. Something feeling yang sangat aneh karena sudah lama tak gue rasakan. Kalau jika di lihat dari segi fisik, dia sama sekali bukan type gue but ada sesuatu yang dalam diri dia yang membuat gue harus mengakui kalo gue  sudah tertarik dan ini sungguh tidak bisa gue describe dengan kata-kata. Di saat gue melihat dia, gue hanya bisa membisu dan sambil bertanya2 di dalam diri gue "perasaan apakah ini..?".

Mungkin bagi orang yang beruntung membaca postingan ini, menganggap gue lebai or something else karena 80% manusia juga merasakan hal yang sama tetapi memang begitulah kenyataannya, karena gue dalam 2 tahun terakhir susah tertarik dengan wanita meski dia cantik, body sexy atau apapun Jadi gue agak sedikit bereaksi lebai. Itulah salah satu alasan kenapa gue sampai sekarang masih single, karena tidak ada Wanita yang begitu special yang memang pas untuk di jadikan steady partner bukan berarti tidak berani untuk berkomitmen.

Dihadapan orang yang benar2 gue suka, gue seperti seorang pesilat yang hebat namun lupa bagaimana mengeluarkan jurusnya. Begitulah kondisi gue ketika pertemuan yang bukan pertama kali dengan wanita ini.
Tetapi gue tetap berusaha dan berusaha dengan kekuatan minimal. Akhirnya beberapa pertimbangan, gue memutuskan harus melepaskan wanita yang satu ini, wanita yang baru gue temukan ketika berkelana kesana kemari selama 2 tahun. Sumpah Lossy abis gue ketika harus memutuskan itu dan gue juga sangat membenci untuk mengambil langkah ini karena gue sama sekali belum bergerak lebih dari 2 langkah, dan lebih bodohnya gue sadar dalam mengambil keputusan ini!! MAAFKAN SAYA GURU!!!Saya sudah menjadi manusia terbodoh.
(Manusia terbodoh yaitu manusia yang sudah mengetahui letak kesalahannya tetapi dia tetap melakukannya.)

Ini adalah titik terendah kehidupan romansa gue dalam 2 tahun terakhir.
Hahhh...Sekarang gue hanya bisa menghela napas dalam-dalam.
Langkah terakhir yang gue lakukan sekarang yaitu Membunuh Rasa ini. Dan Proses pembunuhan itu almost done. Tinggal 2 hari lagi akan gue lupakan semuanya.

Terpaksa Kubunuh Rasa ini.


Vizu

This entry was posted on Selasa, Februari 23, 2010 You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. or trackback from your own site.